PDF Print E-mail
Font Size Larger Font Smaller Font
Share

A B C D E F G H I J K L M
N O P Q R S T U V W X Y Z



A


Active tag / tag aktif, adalah suatu tag RFID yang memiliki sumber tenaga sendiri(biasanya baterai) sehingga tag jenis ini dapat memancarkan sinyal radio yang berisi informasi yang dimilikinya. berbeda dengan tag pasif yang mendapatkan energi dari sinyal yang dikirim oleh reader. Tag aktif dapat dibaca hingga jarak 100m, sehingga harganya pun lebih mahal daripada tag pasif.

 

Addressability, adalah kemampuan menulis data ke blok memory yang lain di microchip pada tag/transponder RFID

 

Advance Shipment Notice (ASN), adalah suatu format elektronik notifikasi EDI dari suatu pengiriman barang yang masih pending atau belum sampai. Suatu ASN dapat menampilkan seluruh list nomor barcode dari unit pengiriman dan isi dari tiap unit tersebut.

 

Air Interface Protocol, adalah suatu protokol atau aturan yang mengatur bagaimana tag dan reader berkomunikasi. Diantaranya aturan mengenai frekuensi kerja, metode komunikasi(full duplex atau half duplex), tipe keying , encoding, dan coupling .

 

Automatic Identification and Data Capture (AIDC), adalah metode pengunpulan data dan pemasukkan data ke komputer secara otomatis tanpa melibatkan manusia. Teknologi yang digunakan antara lain barcodes , biometrics, optical character recognition (OCR), RFID, dan pengenalan suara.

 

Application Level Event (ALE), adalah suatu standar software untuk manajemen data EPC . Software ALE, dapat memproses data tag dari tag EPC generasi 1 atau generasi 2(Gen 2). ALE memungkinkan pengguna teknologi RFID untuk mengontrol data EPC yang telah dikumpulkan dan mencegah sistem terbanjiri oleh data yang tidak diperlukan.

 

Amplifier, adalah suatu alat untuk membuat sinyal lebih kuat

 

Amplitudo, adalah nilai maksimum absolut dari suatu kurva periodik diukur dari sumbu vertikalnya. Digunakan sebagai ukuran tinggi gelombang, seperti gelombang radio, gelombang suara, atau gelombang air laut.

 

Amplitude Shift-Keying (ASK), adalah suatu metode pengubahan amplitudo dari gelombang radio untuk mengkomunikasikan / membawa data yang disimpan di tag. Metode ini mengubah data digital menjadi analog sehingga bisa dibawa oleh sinyal radio (modulasi)

 

Antena, adalah suatu alat yang didesain untuk memancarkan dan menerima sinyal radio (gelombang elektromagnetik). Antena mengubah arus elektrik sinyal radio menjadi gelombang elektromagnetik dan vice versa/ sebaliknya. RFID reader memiliki antena, begitu juga tag RFID.
Pada aplikasi RFID, antena terdiri dari dua jenis. Antena induktif adalah suatu koil yang menggunakan magnetic coupling, jenis ini banyak digunakan pada reader dan tag yang beroperasi pada frekuensi rendah (Low frequency (LF)) dan frekuensi tinggi (High frequency (HF)). Sedangkan pada sistem RFID yang menggunakan frekuensi UHF dan microwave , antena yand digunakan adalah tipe dipole.

 

Antena gain, gain adalah rasio dari daya yang diperlukan (tanpa memperhitungkan loss) pada input antena dengan daya yang dihasilkan antena tersebut untuk ditransmisikan, pada arah tertentu , pada jangkauan area dan jarak yang sama. Gain memiliki satuan decibels (db) . Semakin tinggi gain, maka semakin besar energi yang dihasilkan. Antena dengan gain yang lebih tinggi akan dapat membaca tag dari jarak yang lebih jauh.

 

Anti collision, adalah metode pencegahan interferensi dari suatu sinyal radio yang dihasilkan suatu alat dengan sinyal radio yang dihasilkan oleh alat lain. Algoritma anti-collision juga digunakan untuk membaca banyak tag sekaligus pada suatu zona baca (readfield) yang sama.

 

Application Specific Integrated Circuit (ASIC), adalah suatu integrated circuit (IC) yang khusus dibuat untuk keperluan/fungsi tertentu, bukan untuk keperluan umum. (Misalnya, chip yang didesain hanya untuk beroperasi pada telepon selular)

 

Attenuation, adalah pengurangan daya atau pengurangan amplitudo dan intensitas dari sinyal.

 

Authentication, adalah berifikasi identitas dari seseorang, objek atau proses. Untuk sistem smart card atau sistem pembayaran contactless lainnya, suatu reader harus dapat mengindentifikasi bahwa tag tertentu adalah tag yang valid dari suatu sistem. Berbagai macam protokol dapat digunakan untuk validasi identitas, contohnya protokol "challenge-response".

 

 

B kembali ke atas

Back channel,adalah jalur dimana energi merambat dari tag ke reader . Juga disebut reverse channel atau reverse link.

 

Backscatter, adalah pantulan kembali gelombang atau sinyal dari arah tempat datangnya. Backscatter adalah metode komunikasi yang digunakan antara tag pasif dan reader pada teknologi RFID. Tag RFID menggunakan backscatter untuk mengembalikan sinyal yang dipancarkan oleh reader, biasanya pada frekuensi yang sama.

 

Base station, adalah reader RFID yang terkoneksi ke sistem komputer utama.

 

Battery assisted passive tag , adalah tag RFID yang memiliki baterai tetapi digunakan untuk sumber daya bagi sirkuit elektrik pada microchip, jadi bukan digunakan untuk mentransmisikan sinyal radio ke reader seperti pada active tag . Tag jenis ini biasa juga disebut " semi-passive tag ".

 

Beacon, adalah metode komunikasi dimana suatu tag aktif secara periodik mentransmisikan informasi identitasnya, misalnya MAC address, tanpa harus meminta ke reader. Hal ini biasa disebut "beacon mode".

 

Bistatic, adalah tipe reader RFID, yang menggunakan satu antena untuk mentransmisikan energi / sinyal ke tag dan antena lainnya untuk menerima energi / sinyal yang dikembalikan dari tag

 

 

C kembali ke atas

Carrier Frequency / frekuensi pembawa, adalah suatu frekuensi tertentu yang digunakan untuk transmisi data

 

Carrier wave / gelombang pembawa, adalah gelombang dari frekuensi tertentu yang dimodulasi untuk membawa data.

 

Checksum, adalah suatu kode yang dimasukkan pada suatu blok data tertentu (biasanya di akhir) yang bisa dicek sebelum dan sesudah data ditransmit dari tag ke reader. Kegunaan checksum adalah untuk mengetahui apakah data tersebut terdapat error atau hilang.

 

Circular-polarized antenna , adalah antena reader UHF yang mengirim gelombang radio dalam pola lingkaran. Jenis ini digunakan dalam situasi dimana orientation dari tag ke reader sulit dikontrol. Karena sinyal radio bergerak dalam pola lingkaran, maka peluangnya lebih besar untuk mengenai antena. Antena jenis ini memiliki jarak baca yang lebih pendek daripada linear polarized antenna .

 

Closed loop system, adalah sistem RFID yang digunakan hanya di lingkungan internal perusahaan. Karena objek yang dilacak tidak pernah meninggalkan lingkungan internal, maka perusahaan tidak perlu suatu interface atau inter-operasi dengan perusahaan lain dan tidak memerlukan teknologi berbasis standar terbuka (open standards technology based).

 

Collaborative planning, forecasting and replenishment (CPFR), adalah jargon yang digunakan untuk mendeskripsikan kerjasama antara manufaktur dengan retailer/pengecer untuk menyesuaikan persediaan barang dengan permintaan barang.

 

Collision, adalah interferensi yang disebabkan karena sinyal dari lebih dari satu peralatan radio saling mengganggu dengan sinyal dari alat lainnya. Collision dapat terjadi antara tag atau juga antara reader dalam satu area yang berdekatan.

 

Commission a tag, atau bisa disebut memprogram tag adalah proses penulisan informasi(nomor serial, atau lainnya) ke tag dan menghubungkan informasi tersebut ke objek yang dipasangi tag yang bersangkutan.

 

Concentrator, adalah suatu alat yang dihubungkan ke beberapa reader untuk mengunpulkan data. Concentrator lalu dapat menyaring data yang dianggap penting untuk kemudian dikirim ke sistem komputer host (controller).

 

Conductive, adalah suatu sifat benda yang dapat menghantarkan panas atau arus listrik.

 

Coupling, adalah cara sirkuit pada tag dan sirkuit pada reader saling mempengaruhi untuk mengirim dan menerima informasi ataupun energi.

 

D kembali ke atas

Data carrier, adalah suatu media pembawa data yang bisa dibaca oleh mesin. Bar codes dan RFID adalah tipe dari data carrier.

 

Data transfer rate, adalah jumlah karakter yang dapat ditransfer dari tag RFID ke reader dalam jangka waktu tertentu. Baud rate juga digunakan untuk menghitung seberapa cepat reader dapat membaca informasi pada tag.

 

Decibel, adalah suatu satuan yang digunakan untuk mengekspresikan rasio diantara dua nilai, satu nilai yang lainnya adalah sebagai referensi / acuan. Decibels digunakan untuk menunjukkan level daya seperti antena gain , cable losses , dan output daya dari reader. Rumus dari decibel adalah : dB = 10 log (nilai 1 / nilai 2).

 

Detune, antena di-tunning (disesuaikan/ dimasksimalkan posisinya) untuk menerima sinayl radio. Saat suatu antena berada dekat ke benda logam, antena dapat mengalami detune atau penurunan performa.

 

Dielectric, adalah ketidalmampuan untuk menyalurkan arus listrik DC. Benda-benda dielektrik digunakan sebagai isolator.

 

Digital Signal Processor (DSP), adalah tipe mikroposesor yang mengkonversi perubahan pada sinyal analog menjadi informasi digital. Prosesor ini digunakan pada reader RFID, telepon seluler, dll.

 

Dipole antena, adalah suatu jenis antena yang banyak digunakan oleh sistem RFID UHF dan microwave . Antena ini beroperasi dengan mengirimkan riak-riak kecil sinyal dari transmiter ke receiver.

 

Duplex, adalah channel yang memiliki kemampuan mengirim data dua arah secara bersamaan. Half duplex chanel adalah channel yang dapat mengirim data dua arah tetapi tidak secara bersamaan.

 

Dwell time, adalah waktu dimana suatu tag berada di zona baca (Read Zone) dari suatu reader.

 

E kembali ke atas

EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read-Only-Memory), adalah suatu tipe memory non-volatile, yang digunakan pada komputer atau alat elektonik lainnya yang berguna untuk menyimpan sejumlah data yang kecil walau diputus dari aliran listrik, contohnya chip BIOS pada motherboard.

 

Electromagnetic coupling, adalah penggunaan medan magnetis sebagai cara untuk mengirim data atau energi.

 

Electromagnetic Interference (EMI) , adalah interferensi yang diakibatkan suatu gelombang radio dari suatu alat merusak bentuk gelombang dari sinyal radio lainnya. Telepon seluler, komputer nirkabel, dan robot di pabrik manufaktur dapat menghasilkan gelombang radio yang menginterferensi tag dan reader RFID.

 

Electronic Article Surveillance (EAS), adalah suatu tag elektronik sederhana yang dapat dinyalakan dan dimatikan. Contohnya di department store, saat suatu benda dibeli, maka tag dimatikan/ dicabut. Saat tag yang belum dimatikan melewati gerbang atau portal , maka alarm akan berbunyi.

 

Electronic Data Interchange (EDI) , adalah suatu set standard strukturisasi informasi dengan tujuan untuk saling bertukar informasi secara elektronik antar bisnis, organisasi dan lembaga pemerintahan.

 

Electronic pedigree (e-pedigree), adalah suatu file terenkripsi yang menyimpan data tiap perpindahan dari suatu produk sepanjang supply chain. Pedigree dapat membantu mengurangi pemalsuan obat dan juga produk lainnya.

 

Electronic Product Code (EPC), adalah nomor seri yang diciptakan oleh EPCglobal dengan digit untuk mengidentifikasi pemanufaktur, kategori produk, dan item individual.

 

EPC Discovery Service, adalah service dari EPC Global Network yang memungkinkan suatu perusahaan mencari / mengetahui tiap reader yang telah membaca tag EPC tertentu.

 

EPC Information Service (EPC IS), adalah suatu infrastruktur jaringan yang memungkinkan suatu perusahaan menyimpan data format EPC secara aman di database yang bisa diakses melalui web. EPCIS memungkinkan suatu perusahaan memberi level akses pada data kepada beberapa grup yang berbeda.

 

EPCglobal , adalah suatu organisasi non-profit yang dibentuk oleh Uniform Code Council (UCC) dan EAN International, dua organisasi yang mengatur/ memelihara standar barcode, untuk mengkomersialisasi teknologi EPC.

 

EPCglobal Generation 2 , adalah standar EPCglobal untuk air interface protocol untuk tag kelas 1 menggunakan tekknologi EPC generasi ke-dua.

 

EPCglobal Network, adalah teknologi internet dan service yang memungkinkan perusahaan untuk mengambil data jenis EPC . Infrastruktur jaringan ini termasuk Object Name Service (ONS) , EPC IS , EPC Discovery Service , dan Physical Markup Language .

 

European Article Number (EAN), adalah sistem penomoran produk yang dikembangkan oleh EAN international, suatu badan yang mengatur standar barcode di Eropa.

 

Event data , adalah informasi yang berhubungan dengan suatu transaksi atau kejadian yang signifikan pada bisnis. Misalnya jika suatu tag pada suatu box terbaca oleh reader saat box tersebut meniggalkan pintu gudang, maka suatu event dicatat (bahwa box telah meninggalkan gudang). Jika suatu reader membaca tag di gudang sebanyak 60 kali per-menit tapi box tersebut tidak pernah bergerak, data juga dihasilkan, tetapi tidak diklasifikasikan sebagai suatu event bisnis yang penting.

 

Excite , adalah istilah untuk menggambarkan saat suatu reader mentrasmisikan energi sinyal radio untuk "membangunkan" tag dan memunginkannya mentransmisikan data ke reader.

 

Extensible Markup Language (XML), adalah suatu metode pengkodean format data agar komputer dapat saling bertukar informasi melalui internet sehingga dapat dibaca, tanpa tergantung platform tertentu.

 

F kembali ke atas

Factory Programming adalah suatu tag read-only yang nomor identifikasinya ditulis ke chip disaat dibuat di pabrik. Nomor identifikasi ini tak bisa diubah, atauun ditulisi ulang.

 

False Read , adalah fenomena saat suatu reader melaporkan adanya tag yang sebenarnya tidak ada pada zoba bacanya ( read field ). Fenomena ini biasa disebut juga "Phantom read / transaction atau Ghost Read.


Field programmable, suatu tag yang menggunakan EEPROM atau non-volatile memory , yang dapat diprogram setelah tag tersebut keluar dari pabrik. Pengguna dapat menulis data saat tag tersebut ditempatkan pada suatu aset, produk atau objek yang lain.

 

Firmware, suatu instruksi yang telah dikodekan permanen di read only memory (ROM) . Saat kita harus meng-upgrade suatu alat elektronik (misalnya reader) untuk mambaca suatu protokol yang baru, biasanya firmware juga harus diubah. Beberapa reader dapat di-upgrade dengan firmware yang baru secara jarak jauh melalui jaringan, sementara yang lain memerlukan kerja manual dan mendatangi reader yang akan di-upgrade.

 

Fixed reader, adalah suatu reader yang ditempel / dipasang di pagar, tembok, pintu, gerbang, portal, meja, lemari, atau tempat lainnya yang tidak dapat bergerak.

Lihat juga mobile reader.

 

Folded dipole, tipe antena dipole dimana kedua kutubnya dihubungkan satu sama lain dan dihubungkan ke microchip.

 

Forward channel , adalah jalur dimana energi bergerak/ merambat dari reader ke tag . Disebut juga Forward link.

 

Forward link, adalah jalur dimana energi bergerak/ merambat dari reader ke tag . Disebut juga Forward channel.

 

Frequency, secara bahasa adalah satuan dari berapa kali sautu kejadian terulang dalam waktu tertentu.
Dalam RFID, frekuensi adalah jumlah perulangan dari suatu gelombang yang komplit dalam satu detik. 1 Hz sama dengan satu gelombang komplit per detik. Reader dan tag RFID beroperasi pada frekuensi LF , HF, UHF , dan microwave. Tiap frekuensi memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, sehingga pemilihan frekuensi kerja sistem RFID merupakan faktor penting dalam pengembangan sistem.

 

Frequency hopping, adalah metode pentransmisian sinyal radio dengan merubah-rubah channel frekuensi pembawa, menggunakan skema acak yang telah diketahui oleh transmitter dan juga receiver .
Frequency hopping digunakan dalam sistem RFID untuk mencegah reader saling berinterferensi dengan reader yang lain.

Biasa disebut juga frequency hopping spread spectrum (FHSS).

 

Frequency shift-keying, adalah metode komunikasi data dengan saling berubah-rubah diantara dua frekuensi yang berdekatan.
Lihat juga keying , amplitude shift-keying , dan Phase shift-keying.

 

Full duplex (FDX) , adalah protokol channel komunikasi yang mengizinkan sebuah channel untuk mengirim dan menerima data secara bersamaan.

 

G kembali ke atas

Gain , ratio output yang dihasilkan dari input.
Lihat antena gain .

 

Global data synchronization , adalah proses memastikan bahwa suatu file utama dari pemanufaktur yang berisi informasi produk, sesuai / sama dengan yang dimiliki oleh pengecer/ retailer, melalui sebuah global registry . Global data synchronization merupakan hal yang diperlukan sebelum pengembangan sistem supply chain terbuka yang menggunakan RFID, karena perusahaan dan rekan dagangnya perlu keyakinan tentang kesamaan nomor RFID pada informasi produknya di database.

 

Global Location Number (GLN) , adalah skema penomoran yang diciptakan oleh GS1 dengan maksud untuk identifikasi entitas/pihak yang legal, rekan kerja/dagang, dan lokasinya untuk mendukung keperluan e-commerce. Pihak dan tempat yang dapat diidentifikasi oleh GLN termasuk entitas fungsional (seperti pembelian, akuntansi, atau departemen pengembalian/penarikan), entitas fisik (suatu tempat di gedung tertentu, gudang, dock, pelabuhan, titik pengiriman) dan pihak legal atau rekan kerja (pembeli, penjual, perusahaan, divisi seperti penyuplai, konsumen, perusahaan finansial, dll).

 

Global Trade Item Number (GTIN) , adalah sistem standar untuk identifikasi produk dan servis yang diciptakan oleh GS1. Identifikasi nomor produk seperti EAN/UCC-8, UCC-12, EAN/UCC-13, and EAN/UCC-14, adalah berbasis GTIN. Identitas tersebut berguna untuk mengetahui informasi produk di database sehingga bisa diketahui siapa pemiliknya, pengecer, pemanufaktur, colector, dan entitas lainnya.

 

Global Positioning System (GPS) , adalah sistem navigasi menggunakan satelit. Terdiri dari 24 satelit diatas bumi yang mentransmisikan sinyal radio ke receiver yang ditempatkan di truk, kapal, atau aset lain yang perlu dilacak. Receiver menghitung / menentukan longitude(garis lintang) dan latitude (garis bujur) dan kecepatan dengan mengkalkulasi perbedaan waktu penerimaan sinyal dari empat satelit. Sistem RFID dan GPS digunakan bersama untuk melacak aset pada saat transit.

 

GS1 , suatu organisasi global non-profit dengan misi mendesain dan mengimplementasikan standar global dan solusi untuk kemajuan efisiensi dan visibilitas dari proses rantai persediaan(supply) dan permintaan(demand) secara global dan lintas sektor.

 

H kembali ke atas

Half Duplex (HDX), adalah protokol chanel komunikasi yang mengizinkan sebuah chanel untuk mengirim dan menerima data tetapi tidak secara bersamaan.

 

Hertz (Hz), adalah satuan untuk frekuensi. 1 Hz = satu siklus / detik .

 

High Frequency (HF), adalah frekuensi kerja pada 3 MHz sampai 30 MHz. Tag HF biasanya beroperasi pada frekuensi 13.56 MHz, biasanya dapat dibaca dengan jarak kurang dari satu meter. Tag HF mentransfer data lebih cepat daripada tag LF tetapi juga mengkonsumsi energi lebih banyak.

Lihat juga Low frequency , Ultra High Frequency dan microwave

 

Hybrid card, suatu smart card yang memiliki contactless IC dan juga contact IC.

 

I kembali ke atas

IEC: International Electrotechnical Commission , adalah organisasi yang menyiapkan/menyusun dan menerbitkan standar internasional untuk hal-hal elektrikal, dan teknologi elektronik.

 

Inductive coupling, adalah transfer energi dari satu komponen sirkuit ke sirkuit lainnya menggunakan medan magnetis.
Pada sistem RFID yang menggunakan Inductive coupling, antena reader dan antena tag memiliki coil yang bersama-sama menghasilkan sebuah medan magnet.

 

Industrial, Scientific, and Medical bands (ISM) , adalah pita frekuensi radio yang belum terlisensi.
ISM dimaksudkan sebagai cadangan frekuensi yang digunakan oleh entitas industri, ilmiah, dan medikal untuk keperluan selain komunikasi.

 

Integrated Circuit (IC), adalah sebuah sirkuit elektronik mini (terdiri atas alat-alat semikonduktor, juga beberapa komponen pasif) yang dibentuk di permukaan bahan yang tipis berbahan semikonduktor. IC biasa disebut juga chip, micro-chip, atau silicon chips.

Intelligent reader , adalah reader yang memiliki kemampuan menyaring data, mengeksekusi perintah dan secara umum dapat berfungsi hampir sama seperti sebuah komputer personal.

 

International Organization for Standardization (ISO) , adalah suatu organisasi penetapan standar non-pemerintah yang terdiri dari institut standar dari lebih 140 negara. Tiap negara anggota memiliki satu perwakilan. Organisasi ini bermarkas utama di Genewa Swiss.

 

Internet of things, adalah perkembangan/extension dari internet ke dunia fisik, objek dunia nyata. Objek yang memiliki teknologi komunikasi, dapat melacak dan memiliki kemampuan komputer, akan memiliki kemampuan berada di "jaringan" dan memiliki "alamat", atau identitas unik yang diketahui oleh jaringan.

 

Interrogation zone, adalah area dimana suatu reader dapat menyediakan cukup energi untuk menghidupkan tag pasif dan menerima informasi kembali dari tag tersebut.



Juga disebut read zone, atau reader field.

 

Interrogator , nama lain dari reader RFID.

 

Isotropic , sama/identikal di seluruh arah. Suatu antena isotropic mengeluarkan energi dengan jumlah yang sama ke tiap arah.

 

Item level, adalah istilah dimana tiap produk individual dipasang tag RFID, jadi bukan hanya box, pallet atau kontainernya saja.

 

J

K kembali ke atas

Keying, istilah keying berakar dari saat masih jayanya telegraf, saat seorang operator menekan suatu key/ tombol untuk membuat pulsa yang panjang atau pendek. Keying mendeskripsikan atribut yang mana dari suatu analog carrier (bisa gelombang atau field/magnetik) dimodulasi untuk merepresentasikan 1 dan 0 pada pesan digital. Ada tiga tipe keying yaitu : Amplitude-shift keying, Frequency-shift keying, dan Phase-shift keying.

 

L kembali ke atas

Label, adalah suatu benda yang ditempelkan pada suatu objek untuk mendeskripsikan objek tersebut. Label dapat berupa label yang dapat dibaca manusia (label alpha-numeric, karakter, atau gambar/ikon) atau label yang hanya dapat dibaca mesin (barcode, RFID).

 

License plate , suatu istilah tag RFID yang hanya memiliki nomor seri, dengan mengetahui nomor seri maka informasi dapat diperoleh di database.

 

Linear polarization , berarti relatif terhadap permukaan bumi. Dapat saja horizontal atau vertikal. Sinyal yang horizontally polarized akan merambat paralel dengan permukaan bumi. Sedangkan sinyal yang vertically polarized akan merambat dengan sudut 90 derajat dari permukaan bumi.

 

Link budget, adalah perhitungan keseluruhan gain dan loss dari transmitter, melalui suatu media (udara, kabel, fiber, dll) ke receiver dalam suatu sistem komunikasi.

 

Listen Before Talk (LBT), adalah protokol komunikasi yang mengharuskan suatu reader untuk mendengarkan/memeriksa channel sebelum dia mentransmisikan sinyalnya. Hal ini diperlukan untuk memeriksa apakah channel tersebut sedang digunakan oleh alat yang lain, jika chanel digunakan, maka reader akan mencoba menggunakan channel yang lain.

 

Low frequency (LF), adalah operasi frekuensi radio pada 30 kHz sampai 300 kHz. Tag LF biasa beroperasi pada 125 kHz atau 134 kHz. Kekurangan utama dari tag LF adalah jarak bacanya yang kurang dari satu meter dan kecepatan transfer data yang lambat. Tetapi tag in lebih tahan terhadap interferensi dan dapat menembus air lebih baik daripada jenis tag lain.

 

Low Level Reader Protocol (LLRP), adalah spesifikasi dari EPCglobal untuk interface jaringan (software klien reader) antara ISO 18000-6C / EPC Gen 2) reader dan software pengontrolnya.

 

M kembali ke atas

MAC Address, adalah suatu identitas hardware unik (diberikan saat dibuat di pabrik), biasanya diberikan pada hardware yang memiliki kemampuan jaringan.

 

Microcontroller, adalah suatu mikroprosesor yang lengkap di suatu chip. Suatu microcontroller memiliki CPU, RAM atau EEPROM, suatu clock atau sirkuit kontrol, dan interface input-output.

 

Microwave, Suatu geleombang elektromagnetik frekuensi tinggi, panjang gelombangnya satu milimeter sampai satu meter.


Pada sistem RFID, microwave adalah istilah yang menunjuk pada tag yang beroperasi pada frekuensi 5.8 GHz. Tag microwave dapat dibaca dengan jarak sampai 100 meter.

 

Middleware , adalah istilah untuk suatu software yang bekerja diantara reader RFID dan aplikasi enterprise. Middleware digunakan untuk menyaring data yang berisi informasi yang berguna saja sehingga tidak membanjiri sistem dengan data yang tidak perlu. Middleware juga dapat digunakan sebagai alat manajemen reader pada jaringan.

 

Mifare, suatu standar contactless smart card yang ekivalen dengan ISO 14443 Tipe A. Digunakan pada transportasi publik dan aplikasi lainnya.

 

Mobile reader , adalah suatu reader RFID yang didesain agar dapat bergerak. Mobile reader biasanya labih kecil daripada fixed reader .

 

Monostatic , adalah istilah yang menunjukkan reader yang menggunakan antena yang sama untuk mentransmisikan sinyal radio dan menerima sinyal radio dari tag.

Lihat juga bistatic .

 

Multimode , suatu tag dikatakan "Multimode" jika tag tersebut dapat diprogram untuk beroperasi mengikuti beberapa standar yang berbeda.

 

Multiplexer , adalah sautu alat elektronik yang memungkinkan suatu reader memiliki lebih dari satu antena. Tiap antena memindai daerah yang lain sehingga tidak saling berinterferensi dengan antena yang lain. Hal ini dapat mengurangi jumlah reader yang diperlukan dalam suatu area.

 

N kembali ke atas

Near Field Communication (NFC), adalah teknologi nirkabel jarak dekat yang memungkinkan komunikasi antar alat dengan jarak yang pendek. Reader mengeluarkan radiasi elekromagnetik (gelombang radio). Jika suatu tag berada di daerah satu gelombang penuh dari reader, maka hal itu dikatakan "near field". Jarak yang lebih dari satu gelombang disebut " far field".

 

Noise, adalah sinyal elektrik atau energi elektromagnetik yang tidak diinginkan yang berada di lingkungan peralatan elektronik.

 

Non-volatile memory , adalah istilah untuk memory yang isinya tetap ada walau diputus dari aliran listrik / energi.

 

Null spot , adalah area disekitar reader field/ zona baca yang tidak menerima sinyal radio, reader's blind spot . Null spot biasa ditemukan di sistem RFID UHF.

 

O kembali ke atas

Object Name Service (ONS) , adalah suatu sistem untuk mencari Electronic Product Codes yang unik dan menunjukkan pada komputer tentang objek yang berhubungan dengan kode tersebut. ONS mengarahkan suatu komputer ke komputer(server) lain yang memiliki informasi tentang objek. Cara kerja ONS sama dengan DNS (DOmain Name Service), yang mengarahkan komputer ke komputer (server) yang memiliki file suatu website di internet.

 

Open loop system, adalah sistem dimana RFID bergerak disepanjang sistem (seperti supply chain) dimana dapat digunakan oleh dua atau lebih rekan dagang/kerja, tetapi tidak dikembalikan ke asalnya. Open system mensyaratkan semua pihak yang terlibat untuk menyetujui format tag, data, protokol, dan sebagainya.

Lihat juga Closed loop system.

 

Orientation, adalah orientasi posisi antena tag ke antena reader. Pada sistem UHF, reader dapat berupa circular polarized atau linear polarized . Pada antena linear polarized, tag dan reader antena harus sejajar sehingga didapatkan jarak baca yang jauh.

 

P kembali ke atas

Passive Tag/ Tag pasif, adalah tag RFID yang tidak memiliki sumber energi sendiri. Tag pasif bergantung pada energi dari sinyal radio yang dipancarkan oleh reader. Saat gelombang radio dari rader mencapai antena dari tag pasif, energi dikonversi oleh antena menjadi listrik yang dapat memberi tenaga pada microchip di tag. Sehingga tag dapat mengirim informasi yang dikandungnya (bisa dengan backscatter atau inductive coupling)

 

Path loss , adalah perbedaan energi yang dikirim dari antena transmitter dengan energi yang diterima di antena receiver .

 

Phantom read : sama dengan false read.

 

Phase Jitter Modulation , adalah varian dari phase-shift keying, yang beroperasi pada 13.56 MHz dan sesuai dengan standar ISO 18000 3 Mode 2. PJM memungkinkan kecepatan penulisan data sampai 424 kilobits per detik dan kecepatan pembacaan data sampai 106 kbit per detik. PJM paling baik digunakan untuk item level tagging.

 

Phase-Shift Keying (PSK)

1. Representasi keadaan data biner, 0 dan 1, dengan fase sebuah sinusoid frekuensi pembawa. Representasi perbedaan nilai 0 dan 1 adalah 180 derajat.
2. Metode komunikasi data dengan mengubah posisi gelombang. Daripada berada pada sumbu 0 pada suatu titik tertentu, gelombang dapat diubah maju sehingga mencapai puncaknya. Prosesor sinyal digital pada reader dapat menginterpretasi sinyal out-of-phase tersebut sebagai 1 atau 0.

 

Physical Markup Language (PML) , adalah metode pendeskripsian suatu produk agar dapat dikenali oleh komputer. PML berbasiskan XML

 

Portal , dalam istilah RFID, portal berarti sebuah gerbang masuk/keluar yang dipasangi reader RFID.

 

Printer, sebuah printer RFID adalah alat yang dapat mencetak label sekaligus menempelkan tag RFID dan juga mengisinya dengan informasi tertentu.

 

Q kembali ke atas

R kembali ke atas

Radio frequency (RF), adalah suatu spektrum elektromagnetik yang memiliki gelombang dengan batasan 3 Hz sampai 300 Hz.
RF adalah salah satu batasan/ range pada spektrum elektromagnetik, frekuensi lainnya adalah cahaya, x-rays dan infra merah.

 

Read Only , istilah yang digunakan untuk tag RFID yang berisi data yang tidak dapat diubah.

 

Read rate / kecepatan baca, istilah yang mendeskripsikan jumlah keseluruhan tag yang dapat dibaca dalam jangka waktu tertentu, atau berapa kali sebuah / satu tag dapat dibaca dalam jangka waktu tertentu.

 

Read Write , suatu istilah yang mendeskripsikan tag RFID yang dapat ditulisi data baru pada microchip-nya.

 

Reader / Interrogator , adalah suatu alat yang digunakan untuk berkomunikasi dengan tag RFID. Suatu reder memiliki satu atau lebih antena, yang mentrasmisikan sinyal radio dan menerima kembali sinyal dari tag.

 

Reader field/ read zone , adalah suatu area yang dapat diliputi oleh sinyal radio yang ditransmisikan oleh reader.

 

Reader Talks First , adalah suatu metode dimana suatu reader RFID berkomunikasi dengan tag yang berada di zona bacanya (read field). Reader mengirim energi ke tag, tetapi tag tetap diam sampai reader memintanya untuk merespon.

 

Real Time Location System (RTLS), adalah suatu sistem untuk menemukan posisi dari suatu aset menggunakan tag aktif. Tag aktif dapat mengirim sinyal, yang lalu diterima oleh tiga antena reader. Setiap waktu sinyal yang diterima dikirim ke sistem software yang menggunakan algoritma triangulation untuk menentukan lokasi dari aset yang dilacak. Sistm RTLS dapat menggunakan Wi-fi sebagai air interface-nya.

 

Receiver, adalah pihak/alat yang menerima sinyal.

 

Reverse channel, sama dengan back channel . Disebut juga reverse link.

 

Reverse link, sama dengan back channel

 

S kembali ke atas

Semi-passive tag , adalah tag RFID yang memiliki baterai tetapi digunakan untuk sumber daya bagi sirkuit elektrik pada microchip, jadi bukan digunakan untuk mentransmisikan sinyal radio ke reader seperti pada active tag . Tag jenis ini biasa juga disebut " battery assist tag ".

 

Shadowing, adalah fenomena yang terjadi saat suatu tag pasif gagal untuk menyala / dibaca , atau tidak menerima energi, karena terdapat tag lain yang sejajar dengannya dan dengan antena reader.

 

Signal to Noise (SN), adalah rasio level sinyal dibanding level noise pada sistem, biasanya diekspreskan dengan decibel.

 

Singulation, adalah metode dimana suatu reader mengidentifikasi suatu tag yang memiliki nomor seri tertentu yang ada di zona baca-nya.
Ada beberapa metode singulation. Paling umum adalah "tree walking",dimana reader meminta semua tag yang nomor serinya dimulai dengan 0 atau 1 merespon. Jika ada lebih dari satu tag yang merespon, maka reader meminta semua tag yang nomor serinya dimulai dengan 01 untuk merespon, lalu 010 dan seterusnya. Proses ini berulang sampai ditemukan tag yang dimaksud. Metode yang lain adalah protokol ALOHA.

 

Skimming , adalah istilah untuk membaca tag RFID pada orang atau objek tanpa sepengetahuan orang atau pemilik objek tersebut.

 

Slap and ship , adalah istilah yang mendeskripsikan penempatan label RFID pada peti atau pallet sesaat sebelum dikirim / dikapalkan (shipped) dari fasilitas supplier ke fasilitas konsumen.

 

Smart card , adalah kartu kredit atau jenis kartu lainnya yang telah dipasang microchip. Kalau kartu tersebut menggunakan teknologi RFID, maka disebut contactless smart card.

 

Smart shelf , adalah rak / lemari yang telah dipasangi reader / antena sehingga dapat menghitung jumlah dan posisi dari inventoris yang disimpan di rak tersebut.

 

SSCC : Serial Shipping Container Code , adalah suatu identifikasi unik 18 digit yang digunakan untuk kontainer yang besar (peti kemas).

 

Supply chain , adalah pergerakan dan penyimpanan dari bahan mentah, barang/bahan yang sedang dikerjakan, dan juga barang yang telah selesai dibuat, dari titik asal ke titik konsumsi.

 

Synchronization , istilah yang menunjukkan pengaturan timming pentransmisian sinyal semua reader atau antena yang ada di suatu lokasi berdekatan agar tidak saling berinterferensi.

 

T kembali ke atas

Tag / transponder, adalah suatu microchip yang ditempeli antena dan dibentuk sedemikian rupa sehingga dapat ditempel atau ditanam pada suatu objek tertentu. Tag berisi suatu nomor seri yang unik atau dapat berisi informasi yang lebih banyak. Terdapat banyak bentuk tag RFID dan dapat ditempel pada suatu objek dengan beberapa cara. Tag diklasifikasikan menurut sumber energinya apakah aktif, pasif, atau semi pasif. Kebanyakan tag RFID memiliki chip, tapi ada juga tag yang tidak memilikinya.

 

Tag Talks First , adalah protokol komunikasi dimana tag RFID berinisiatif untuk berkomunikasi dengan reader dengan mentransmisikan identitasnya begitu dia memasuki zona baca dari reader. Reader lalu merespon dengan suatu perintah tertentu.

 

Tamper evident tag , adalah tag yang dapat mengubah statusnya saat paket / kontainernya dibuka secara tidak sah. Tag lalu dapat berkomunikasi dengan reader yang lalu dapat menginformasikannya ke sistem komputer.

 

Track and trace , adalah istilah yang digunakan untuk proses pencarian dan pengumpulan informasi tentang pergerakan dan lokasi suatu barang / objek.

 

Transceiver , adalah alat yang dapat mengirim dan menerima sinyal radio.

 

Transmitter, adalah alat yang mengirimkan sinyal.

 

Transponder, nama lain dari tag.

 

U kembali ke atas

UID : Unique Identification , adalh skema penomoran yang diciptakan oleh Departemen Pertahanan Amerika untuk melacak suatu objek.

 

Ultra High Frequency, adalah frekuensi radio pada 300 MHz sampai 3 GHz. Tag UHF biasa beroperasi pada 433 MHz dan antara 866 MHz sampai 960 MHz. Tag jenis ini dapat mengirim data lebih cepat dan lebih jauh dibanding tag LF dan HF. Tetapi pada frekuensi UHF, gelombang radio tidak dapat menembus air.

 

UCC : Uniform Code Council , adalah organisasi non-profit yang memelihara Universal Product Code , suatu standar barcode di Amerika Utara.

 

Universal Product Code (UPC) , adalah 12 digit struktur data pada barcode UCC.

 

V kembali ke atas

W kembali ke atas

Warehouse Management System (WMS), adalah komponen kunci suatu supply chain, yang berfungsi mengontrol pergerakan dan penyimpanan barang di gudang(warehouse) atau pusat distribusi, dan untuk memproses transaksi yang berhubungan termasuk pengkapalan, penerimaan, penempatan dan pemilihan. Sistem juga dapat mengarahkan penempatan barang berdasarkan informasi real-time. WMS dapat menggunakan teknologi auto-ID and data capture, seperti barcode scanner, komputer nirkabel, jaringan nirkabel, dan RFID, untuk secara efisien memonitor aliran barang.

 

Write Once, Read Many (WORM), adalah istilah yang menunjuk pada tag RFID yang dapat ditulisi hanya satu kali oleh user, setelah itu tag tersebut hanya bisa dibaca.

 

Write range , jarak dimana data bisa ditulis ke dalam tag.

 

X kembali ke atas

XML, lihat Extensible Markup Language.

 

X12 EDI, adalah protokol standar EDI yang dikembangkan oleh American National Standards Institute (ANSI) untuk pertukaran data bisnis elektronik antar industri.

 

XML Query Language (XQL), adalah metode pencarian database berbasis XML . File yang dibuat menggunakan Physical Markup Language dapat dicari menggunakan XQL.

 

Y kembali ke atas

Yard Management , adalah aplikasi Real Time Location System (RTLS) untuk melacak aset seperti traktor, trailer, dan kargo kontainer di sekitar halaman (yard) peti kemas atau pelabuhan.

 

Z kembali ke atas

ZigBee , adalah suatu spesifikasi untuk protokol kominikasi menggunakan digital radio dengan energi yang kecil berbasis standar IEEE 802.15.4 untuk wireless personal area networks (WPANs).



A B C D E F G H I J K L M
N O P Q R S T U V W X Y Z
 
(c) 2010 Komunitas RFID Indonesia