Kepolisian Inggris sedang menguji coba solusi pelacakan senjata berbasis RFID yang dikembangkan oleh TAGSYS dan RFIP Ltd untuk mengamankan persenjataan untuk militer, lembaga penegakan hukum dan lembaga-lembaga lain.
Untuk uji coba awal, departemen kepolisian menggunakan sistem ini untuk memantau dan melacak tasers (senjata pengejut listrik) menggunakan lemari kabinet yang dilengkapi RFID. Setiap Taser dipasangi tag dengan frekuensi tinggi 370 TAGSYS Ario , dan dimonitor menggunakan TAGSYS Medio P032 OEM reader dan antena yang dipasang pada lemari kabinet.
Ketika seorang petugas membutuhkan Taser, ia menampilkan kartu ID nya ke RFID reader di kabinet, reader dan system tersebut kemudian mengecek apakah petugas tersebut berwenang untuk menggunaka tasers. Jika terbukti berwenang, sistem akan memandu petugas tersebut melalui serangkaian prosedural sebelum kebinet terbuka dan memberikan sebuah taser yang telah dicatat di sistem untuk dipakai oleh petugas yang bersangkutan.
Sistem dengan nama Intelligent Drawer Armory System (iDAS), secara otomatis mencatat pengambilan dan pengembalian senjata, menyediakan sebuah silsilah pemakaian lengkap untuk setiap senjata. Hal ini menyediakan layanan lengkap untuk sejarah masing-masing senjata, menghasilkan laporan audit untuk pengawas, mencegah pemberian senjata kepada petugas-petugas yang tidak berwenang dan meningkatkan keamanan senjata
Sumber : http://rfidnews.org