| RFID di Pusat Logistik |
|
|
|
| Wednesday, 08 December 2010 10:13 | |||
|
Kerry Logistics, sebuah perusahaan pengirim barang yang berbasis di Hong Kong, telah memulai uji coba sistem RFID di salah satu fasilitas milik mereka, untuk melacak perakitan dan pengiriman kamera Canon dan komponen mereka sebelum kamera-kamera tersebut dikirim ke pengecer. Jika sistem RFID beroperasi sebagaimana yang diharapkan, maka akan memberikan perusahaan tingkat visibilitas yang lebih tinggi dalam hal perakitan setiap produk (perakitan melibatkan penambahan aksesori tambahan dan kartu garansi untuk setiap item), serta jaminan bahwa hanya produk yang benar yang dikemas dan dikirim. Di masa mendatang, sistem juga akan memberikan suatu metode untuk pencocokan kartu garansi dengan produk-produk bersangkutan.
Sistem RFID ditempatkan di fasilitas Kerry Logistc dimana produk kamera Canon dikirimkan ke pengecer. Ketika pengecer mengirimkan sebuah pesanan, staf Kerry Logistics akan mengumpulkan pesanan kamera dan lensa yang belum dikemas dan menambahkan aksesoris yang diperlukan dan kartu garansi ke kotak kamera dan kemudian mengemas tiap kotak kedalam dus karton untuk dikirimkan. "Akurasi pengiriman", kata Wilson Lee, direktur IT Kerry Logistics, "sangat, sangatlah penting."
Sebelum sistem RFID diluncurkan , untuk memverifikasi bahwa suatu pesanan telah dipenuhi, para karyawan harus melihat nomor seri masing-masing produk dan SKU (Stock-Keeping Unit) untuk mengkonfirmasi bahwa barang yang dikemas telah sesuai pesanan, kemudian memindai barcode yang tercetak pada kemasan yang sesuai dengan nomor seri produk. Lee mengatakan, walaupun pekerja jarang melakukan kesalahan, tetapi proses tersebut cukup memakan banyak waktu sehingga kurang efisien.
Dengan sistem RFID yang baru, setelah pesanan ditempatkan, produk yang diperlukan dikumpulkan dan dipindah ke jalur perakitan , dimana aksesoris dan kartu garansi akan dimasukkan ke dalam kemasan kotak masing-masing kamera. Nomor pesanan dan detail untuk pesanan, termasuk SKU produk yang dipesan , disimpan di sistem manajemen Kerry Logistics , dan ditampilkan pada layar di jalur perakitan. Sebuah printer RFID di awal jalur perakitan menyandikan sebuah nomor ID ke label EPC Gen 2 dari Avery Dennison,yang kemudian dipasang pada kemasan karton dari setiap kamera atau lensa, saat itu para staf juga memindai barcode pada kotak dan mengaitkannya dengan nomor seri item tersebut. Nomor ID kemudian diteruskan dari reader ke sistem back-end, melalui koneksi kabel. Middleware RFID disediakan oleh PCCW Solutions yang kemudian menerjemahkan data dan mengirimkannya ke sistem manajemen Kerry Logistic. Sistem manajemen kemudian mengaitkan ID barcode dan ID RFID dari tiap produk. Pada saat yang sama, staf juga mencetak kartu garansi tiap produk yang berisi nomor seri produk dan informasi lainnya.
Saat kamera dan lensa telah dikemas dalam karton yang sesuai dengan pesanan pengecer, sebuah fixed-reader CS461 dari CSL membaca nomor RFID setiap item dan mengaitkannya dengan nomor pesanan, dengan demikian menciptakan sebuah catatan permanen dari apa yang telah dikemas . Biasanya terdapat enam sampai delapan kotak kamera atau lensa yang dikemas dalam masing-masing karton .
Saat dus karton ditempatkan di palet, sistem secara otomatis membaca tag RFID produk sekali lagi, dan nomor ID dibandingkan terhadap pesanan, untuk memastikan ketepatan dan juga update database tentang apa yang sedang dikirim. Jika ada perbedaan, seperti barang yang salah atau hilang, peringatan dapat ditampilkan pada monitor di daerah pengemasan. Dus-dus karton tersebut kemudian dikirim ke retailer di seluruh Hong Kong.
Dengan menggunakan sistem RFID, Kerry Logistics memelihara catatan apa saja yang diakses oleh staff, menunjukkan apa yang dikemas dan dikirim, dan dikirim kemana. Pada tahap awal, perusahaan menggunakan sebanyak 25.000 tag. Ketika tag tersebut telah habis digunakan (diperkirakan menjelang akhir kuartal pertama tahun 2011) Kerry Logistik dan Canon akan meninjau keberhasilan sistem dalam menangkap dan menyimpan data penting mengenai pengiriman, dan kemudian merencanakan tahap berikutnya implementasi RFID.
JIka tahap pertama ini dianggap sukses, kedua perusahaan berharap untuk memulai Tahap 2 pada pertengahan 2011. Untuk tahap kedua, kemasan item atau dus karton akan dipasangi tag juga, dan pengemudi truk yang mengirim barang pesanan ke retailer akan menggunakan hand-held reader untuk menentukan barang-barang apa saja yang telah dikirim dan ke toko / retailer mana saja. Pada tahap ke 3, kedua perusahaan akan mencoba penggunaan tag RFID pada kartu garansi sehingga akan memastikan keaslian kartu garansi dan produk yang bersangkutan.
Sumber : http://rfidjournal.com
|






